Menteri Agama Nasaruddin Umar Berdoa untuk Kesembuhan Paus Fransiskus
Menteri Agama Nasaruddin Umar turut mendo'akan kesembuhan yang tengah dirawat di rumah sakit Gemelli, Roma sejak 14 Februari 2024.
"Pada pertemuan ini, mari sama-sama kita mendoakan Paus Fransiskus yang sedang dirawat di RS Gemelli di Roma. Semoga Paus Fransiskus cepat sembuh," kata Menag Nasaruddin Umar saat menghadiri sekaligus menyampaikan keynote speech pada Peace Forum bersama Laskar Prabowo 08 di Ruang VIP Mesjid Istiqlal, yang disiarkan Selasa 26 Februari 2025.
"Beliau merupakan sahabat kemanusiaan yang luar biasa. Beliau yang telah mengabdikan dirinya untuk umat, mewakafkan dirinya untuk kemanusiaan," sambung Menag.
Menag Nasaruddin mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Peace Forum dari tokoh berbagai lintas iman di Masjid Istiqlal sebagai rumah besar umat Indonesia.
"Ini seperti Masjidnya Nabi, yang mana Masjid saat itu digunakan untuk rumah besar kemanusiaan. Jika masjid digunakan untuk meeting kemanusiaan seperti ini, itu sangat bagus," kata Menag Nasaruddin.
Menag Nasaruddin juga menyampaikan bahwa Kementerian Agama sedang mengembangkan kurikulum cinta. Kurikulum cinta ini mengajarkan, jangan sampai syiar agama disampaikan dengan menyampaikan kebencian kepada orang lain. Orang boleh berbeda agama, tapi tetap saling mencintai.
"Siapapun anak cucu Adam, wajib saling mencintai, itulah ukhwah Basyariyah. Lalu, kita juga dipersatukan oleh NKRI. Inilah Ukhwah Wathaniyah (persaudaraan sebangsa). Kita juga sebagai manusia yang sama-sama pernah dijajah, itu dinamakan ukhwah Insaniyah," jelas Menag Nasaruddin.
Dengan kurikulum cinta, diharapkan akan tumbuh generasi penerus bangsa yang damai dan rukun. Semua masyarakat sama-sama hadir dan tidak saling mengganggu, hidup saling toleran yang didalamnya ada rasa cinta.
"Mari kita hidupkan saling cinta satu sama lain, agar tidak ada jarak di antara kita. Semua agama tidak boleh mengajarkan kebencian dan menekankan perbedaan, akan tapi lebih menekankan perjumpaan antar agama itu," ajaknya.
"Kebenaran universal itu tidak bisa dipilah-pilah. Dan siapa yang ingin berbicara kedamaian, datanglah ke istiqlal. Istiqlal artinya merdeka," tandas Menag Nasaruddin.
Perkembangan Kesehatan Paus
Pemimpin tertinggi Gereja Katolik,Paus Fransiskus dikabarkan masih dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Gemelli, Roma, setelah didiagnosis mengalami pneumonia dan gagal ginjal ringan. Meskipun kondisi kesehatannya sedikit membaik pada Senin (24/2/2025), dokter tetap memberikan prognosis yang hati-hati karena risiko komplikasi yang dapat terjadi.
Vatikan menyatakan bahwa Paus tidak lagi mengalami serangan asma seperti yang terjadi sebelumnya, dan beberapa hasil laboratorium menunjukkan perbaikan. Namun, perawatan oksigen masih terus diberikan untuk memastikan fungsi pernapasannya tetap stabil.
"Insufisiensi ginjal ringan yang didiagnosis pada hari Minggu tidak menjadi perhatian utama saat ini, tetapi kami tetap memantau kondisinya secara ketat," demikian pernyataan resmi Vatikan, dilansir The Guardian.
Meski dalam kondisi kesehatan yang menurun, Paus Fransiskus tetap menjalankan tugas spiritualnya. Pada Senin, ia menerima video dari Gereja Keluarga Kudus di Gaza dan kemudian menelepon paroki tersebut, kebiasaan yang telah dilakukannya setiap hari sejak 9 Oktober 2023.
Adapun Paus Fransiskus telah dirawat di Rumah Sakit Gemelli sejak 14 Februari setelah mengalami infeksi saluran pernapasan yang berkembang menjadi pneumonia di kedua paru-parunya. Dalam pengumuman awal, Vatikan menyatakan bahwa Paus menerima terapi oksigen aliran tinggi melalui kanula hidung tetapi tetap dalam kondisi sadar dan memiliki orientasi yang baik.
Advertisement